
Dalam sesi yang dihadiri oleh akademisi, mahasiswa, dan praktisi dari berbagai latar belakang, Dr. Ricvan Dana Nindrea membawakan topik “Challenges as Medical Volunteers & Best Practices to Manage the Challenges.” Beliau menjelaskan secara mendalam tantangan yang sering dihadapi oleh relawan medis, terutama dalam konteks bencana alam, krisis kemanusiaan, dan keterbatasan sumber daya. “Tantangan sebagai relawan medis tidak hanya terkait dengan tekanan fisik dan mental, tetapi juga adaptasi terhadap situasi yang berubah-ubah serta manajemen logistik yang terbatas. Namun, dengan penerapan praktik terbaik, seperti
Kegiatan IREACH 2.0 ini bertujuan untuk mempererat hubungan internasional melalui inisiatif kemanusiaan, dengan fokus pada berbagi ilmu dan pengalaman lintas negara dalam menghadapi tantangan global, termasuk di bidang kesehatan. Dr. Ricvan, dengan latar belakangnya sebagai ahli epidemiologi dan pakar kesehatan masyarakat, memberikan wawasan yang relevan dan aplikatif bagi para peserta yang terlibat dalam misi kemanusiaan.Acara ini menjadi salah satu wujud nyata kolaborasi internasional antara UNP dan IIUM dalam mengembangkan solusi kemanusiaan berkelanjutan, yang tidak hanya memperkuat hubungan antar institusi, tetapi juga memberikan kontribusi nyata bagi masyarakat Sumatera Barat.