Tim Konsil Kedokteran Indonesia Tinjau RSUD Dr. Achmad Mochtar Sebagai Rumah Sakit Pendidikan  Program Studi Pendidikan Kedokteran Universitas Negeri Padang

Bukittinggi – Rangkaian kegiatan Visitasi Pendirian Program Studi Pendidikan Kedokteran Universitas Negeri Padang (UNP), Tim Konsil Kedokteran Indonesia melakukan peninjauan ke Rumah Sakit Pendidikan Fakultas Kedokteran UNP (FK UNP), RSUD Dr. Achmad Mochtar Bukittinggi .

Peninjauan ini diawali dengan pertemuan pembukaan di Aula Pertemuan Lantai 3 RSUD Achmad Mochtar, dihadiri oleh Tim KKI, para pimpinan UNP dan sivitas akademika Fakultas Kedokteran UNP, serta pimpinan dan sivitas RSUD Dr. Achmad Mochtar Bukittinggi.

Rektor UNP Prof. Ganefri, Ph.D dalam sambutannya mengucapkan terimakasih atas kerjasama yang  telah dibina dan akan dilaksanakan dengan RSUD Dr. Achmad Mochtar Bukittinggi. Ia menyampaikan bahwa pendirian FK UNP dan Prodi Pendidikan Kedokteran sangat membutuhkan dukungan dari Rumah Sakit Pendidikan, yang dalam hal ini adalah RSUD Dr. Achmad Mochtar Bukittinggi. Dengan adanya kerjasama antara UNP dengan RSUD Dr. Achmad Mochtar Bukittinggi, hal ini akan meningkatkan reputasi akademik UNP, dan diharapkan dapat secara bersama-sama mengembangkan FK UNP.

Rektor juga menyampaikan, FK UNP dapat dimanfaatkan oleh para sivitas hospitalia RSUD Dr. Achmad Mochtar Bukittinggi untuk mengembangkan berbagai novelty ilmu pengetahuan kedokteran. Apalagi FK UNP mendapatkan perhatian khusus dari KKI untuk mengembangkan pola kedokteran masa depan. Pergeseran karakter mahasiswa dan pasien menuntut adanya inovasi dari FK UNP dan RSUD Dr. Achmad Mochtar Bukittinggi dalam hal peningkatan kompetensi, hospitality dan riset.

Selanjutnya  Ketua Divisi Pendidikan KKI Prof. Dr. dr. Bachtiar Murtala, Sp.Rad (K) dalam sambutannya memperkenalkan peran KKI dalam Kedokteran. Ia menyampaikan bahwa KKI dilantik dan bertanggungjawab langsung pada Presiden Republik Indonesia. KKI sendiri memiliki tiga divisi, yaitu Divisi Registrasi, Divisi Pembinaan dan Divisi Pendidikan. Prof. Bachtiar menyampaikan optimisme bahwa RSUD Dr. Achmad Mochtar Bukittinggi dapat mendidik mahasiswa FK UNP menjadi dokter yang berkualitas.

Pada pertemuan pembukaan ini, Direktur RSUD Dr. Achmad Mochtar Bukittinggi Drg. Busril, MPH juga berkesempatan untuk mempresentasikan profil rumah sakit yang dipimpinnya. Ia menyampaikan bahwa RSUD Dr. Achmad Mochtar Bukittinggi merupakan rumah sakit tertua di Sumatera Barat yang didirikan pada tahun 1908 bernama Rumah Sakit Militer Belanda. Dan sejak tahun 2019 RSUD Dr. Achmad Mochtar Bukittinggi merupakan rumah sakit kelas “B” Pendidikan sejak. Dalam pemaparannya, Drg. Busril menjelaskan informasi terkait visi dan misi, sumber daya manusia, serta pelayanan yang tersedia di RSUD Dr. Achmad Mochtar Bukittinggi. Ia juga menjelaskan roadmap pengembangan RSUD Dr. Achmad Mochtar Bukittinggi hingga tahun 2024 nanti.

Direktur RSUD Dr. Achmad Mochtar Bukittinggi juga memaparkan bahwa, sebagai Rumah Sakit Pendidikan Utama UNP, rumah sakit yang dipimpinnya tersebut juga sedang mengembangkan proses digitalisasi pelayanan kepada pasien. Menurutnya, hal ini sejalan dengan apa yang sedang dilakukan oleh UNP, sehingga nantinya proses digitalisasi yang dilakukan oleh dua lembaga tersebut bisa diintegrasikan. Sehingga dengan demikian tercipta digitalisasi proses pendidikan mahasiswa FK UNP. Selanjutnya, Direktur juga mengusulkan grand design RSUD Dr. Achmad Mochtar Bukittinggi, dimana rumah sakit yang dipimpinnya tersebut bukan hanya menjadi Rumah Sakit Pendidikan Prodi Pendidikan Kedokteran, namun juga akan menjadi penyelenggara Program Pendidikan Dokter Spesialis (PPDS).

Kegiatan peninjauan KKI ke RSUD Dr. Achmad Mochtar Bukittinggi dilanjutkan dengan kunjungan ke berbagai fasilitas RSUD Dr. Achmad Mochtar Bukittinggi. Dalam kegiatan peninjauan ini, juga dilaksanakan kunjungan ke dua Wahana Pendidikan Prodi Pendidikan Kedokteran, yaitu Puskesmas Rasimah Ahmad dan  Puskesmas Guguk Panjang

Post Related